Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berani menggaransi pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Garansi tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pertemuan dengan para relawan Jateng di RM Taman Sari, Solo, Minggu sore (14/04/2013).

“Saya ngasih garansi karena saya tahu betul pak Ganjar itu siapa. Secara kompetensi, dia memiliki kemampuan untuk memimpin dan membangun Jawa Tengah,” ujar Jokowi. Selain itu Jokowi dengan rendah hati menyebut Ganjar lebih pintar dari pada dirinya. “Sudah pasti jauh lebih pinter Mas Ganjar. Apalagi dia lebih muda dari saya,” tuturnya sambil tertawa.

Menurut Jokowi, era pemerintahan sekarang sudah harus berubah. Pemimpin, lanjutnya, harus membangun komunikasi dengan warganya, tidak hanya secara vertikal tapi juga secara horizontal.
Karena itu perlu membangun sistim manajemen pemerintahan yang baru, “kalau gak akan hancur semua.”

Oleh karena itu menurut Jokowi, Ganjar harus meninggalkan pola-pola lama kampanye yang mengandalkan uang dalam memobilisasi dukungan. “Akan kita buktikan sebuah gerakan yang bisa mengoptimalkan mesin poltik dan membangun jaringan relawan,” tandas mantan Walikota Solo ini. Ia ingin Ganjar meniru pola gerakan rakyat seperti dalam Pilgub di DKI Jakarta. Diakhir sambutannya, Jokowi tentu ingin jagoannya yang menjadi pemenangnya. “Yang penting Mas Ganjar-Heru menang di Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ganjar memastikan tidak ada pilihan lain selain mesti membaca keinginan publik. Karena itu saran Jokowi akan dilakukan juga di Jateng. “Kekuatan relawan ini akan dipakai seperti di DKI. Saya kira jaringan relawan ini akan menjadi gerakan yang luar biasa untuk perubahan di Jawa Tengah,” kata Ganjar.***